Bupati Labuhanbatu Janji ke Kemenpora Bereskan Kasus Koko Calon Paskibraka

611

Jakarta – Kabar Koko Ardiansyah gagal menjadi anggota Paskibraka karena diganti orang lain tanpa seleksi viral di media sosial. Kemenpora mengkonfirmasi kasus ini ke pemerintah daerah Sumatera Utara.

“Pak Menteri kemarin sore meminta saya selesaikan masalah itu, kemudian semalam saya lihat juga itu sudah viral. Kemudian semalam saya sudah koordinasi dengan Kepala Dispora Sumatera Utara. Pagi tadi saya koordinasi dengan Pak Bupati Labuhanbatu,” kata Sesmenpora Gatot S Dewa Broto saat dihubungi, Kamis (15/8/2019).

Dia mengatakan Plt Bupati Labuhanbatu Andi Suhaimi Dalimunthe berjanji menyelesaikan masalah tersebut. Gatot menyatakan percaya dengan komitmen Bupati Labuhanbatu.

“Pak Bupati berjanji akan menyelesaikan masalah itu. Di dalam komunikasi saya dengan Pak Bupati, ‘tolong ini diselesaikan karena sudah jadi viral dan Istana pun sudah mendengar masalah ini’. Saya anggap masalah ini, saya berpikiran positif, sudah diselesaikan. Dan saya harapkan bisa diselesaikan,” ujar Gatot.

Gatot mengatakan sempat menyampaikan komunikasinya dengan Pemkot Sumut kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo. Hal ini disampaikan Gatot di sela acara pengukuhan tim Paskibraka di Istana Negara.

“Ya, itu janjinya Pak Bupati tadi pagi (dimasukkan ke dalam paskibraka). Saya juga tahunya komunikasi Pak Menteri dengan Koko di Instagram, kan ada. Tapi pas komunikasi itu mungkin belum ada jawaban dari Pak Bupati. Kalau saya kan nembaknya langsung ke Pak Bupati. Kalau Pak Menteri kan komunikasinya ke Koko langsung. Pokoknya (Bupati) bilang akan diselesaikan segera, hari ini katanya,” ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, Menteri Imam yang tengah berada di Madinah langsung mengkonfirmasi Koko melalui telepon video. Imam pun mengunggah percakapannya bersama Koko di akun Instagram miliknya @nahrawi_imam.

“Alhamdulillah beberapa menit lalu saya berhasil menghubungi Koko, setelah semalam berusaha menelpon dari Madinah. Semoga hari ini ada jalan keluar bagi Koko, Sang Calon Paskibraka dari Labuhan Batu Sumut,” tulis Imam pada video yang diunggah di akun Instagram miliknya, Kamis (15/8/2019).

Dalam Video tersebut tampak Imam berbicara dengan Koko melalui telepon video. Imam sempat menanyakan nasib Koko sebagai anggota Paskibraka. Koko pun menjawab bahwa dirinya tidak bisa menjadi anggota Paskibraka karena dibatalkan. Imam lalu bertanya soal status Koko yang masuk tim cadangan. Koko membenarkan.

Kabar gagalnya Koko menjadi anggota Paskibraka ini viral di media sosial setelah video yang menggambarkan pengakuan Koko beredar. Dalam video tersebut Koko menjelaskan jika dirinya telah menjadi anggota Paskibraka dan telah mengikuti beberapa proses. Namun tiba-tiba namanya tidak ada di daftar anggota Paskibraka.

“(Latihan) LKBB-nya pun hari pertama, baru hari keduanya masuk ke tahap fisik, dari mulai hari pertama sampai akhir fisik terus, baru yang terakhirnya itu LKBB-nya. Terus setelah itu lah, tahap terakhir itu, abis itu pengumuman dikasih ke sekolah nama saya di nomor 29 sudah ikut pengukuran baju pengukuran sepatu, terus terakhir karantina nama saya tidak ada dikeluarkan,” kata Koko dalam video yang beredar di media sosial. detik

Comments

comments

Loading...