Buntut Penyerangan Masjid di Medan, Ratusan Massa ‘Serbu’ Rusun Perumnas

1257

 Medan – Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Penyelamat Masjid Amal Silaturahim (Apmas) berunjuk rasa di depan rumah susun Perumnas, di Komplek Perumahan Asia Mega Mas, Kecamatan Medan Area, Jumat (25/10) petang.

Sebelum berunjuk rasa, massa terpantau berkumpul di masjid itu usai salat Jumat. Mereka kemudian bergerak ke rusun, yang bersebelahan dengan masjid itu.

Aksi unjuk rasa ini sebagai bentuk protes terhadap aksi penyerangan yang dilakukan sekelompok orang terhadap masjid itu, pada Selasa (22/10) malam lalu. Akibat penyerangan itu, barang-barang dalam masjid rusak. Kotak infaq dan beberapa barang lainnya juga dibawa kabur.

Dalam orasinya, massa menuding pihak PT Perumnas terlibat dalam pengrusakan dan pencurian di masjid itu. Sebab, setelah penyerangan, barang-barang dari dalam masjid diketahui disimpan di rusun yang tengah dibangun oleh Perumnas itu.

“Kami minta penjelasan dari Perumnas atas semua ini,” kata Ketua Apmas, Affan Lubis.

Massa juga mendesak polisi untuk segera menangkap para pelaku dan mengusut tuntas para aktor intelektual di belakang penyerangan, pengrusakan dan pencurian fasilitas masjid. Mereka juga mendesak pemerintah, mulai dari Gubernur, DPRD dan Wali Kota untuk segera menyelesaikan masalah ini dengan memanggil pihak perumnas.

Begitupun, hingga massa bubar, tak satupun perwakilan Perumnas yang menjumpai massa.

Sementara, Camat Medan Area, Hendra Asmilan mengatakan, saat ini pemerintah tengah berupaya mencari solusi terbaik dalam masalah ini. Forum Komunikasi Pemerintah Daerah  (Forkompinda) Kota Medan juga telah membentuk tim untuk menyelesaikan permasalahan ini.

“Intinya, akan menyelesaikan permasalahan ini sebaik-baiknya. Tadi, Kapolrestabes Medan meminta semua untuk hadir, ada dari semua unsur masyarakat, ada dari ulama, ormas Islam, FKUB dan MUI. Akan kita cari jalan keluar yang sebaik-baiknya,” ungkap Hendra.

Hendra meyakinkan jalan yang diambil para Forkopimda merupakan jalan yang terbaik untuk semua pihak.

“Mari sama-sama kita jaga kondusifitas agar masalah ini tidak berkembang. Pemerintah daerah akan menyelesaikan masalah ini sebaik mungkin, kita percayakan kepada  pihak berwenang akan menindak pihak yang bersalah,” ujarnya.

Kapolsek Medan Area, Kompol Anjas Siregar mengatakan sejauh ini pihaknya terus menyelidiki kasus ini, dia meminta sejumlah mempercayakan kasus ini kepada pihak kepolisian.

“Kami sudah melakukan pemeriksaan dari sejumlah orang baik pelapor dan terlapor, kami meminta masyarakat untuk percaya penanganan kasus ini kepada kepolisian. Saat ini kasus ini ditarik ke Polrestabes Medan, tetapi tetap berkoordinasi dengan Polsek Medan Area,” ujar Anjas. (FAR) indonesiainside

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...