Bukan Mahfud MD, Ferdinand Analisis Sosok Cawapres Jokowi adalah SMI

483
Jokowi _ Ferdinand H

Politisi Demokrat, Ferdinand Hutahaean menuliskan prediksi sosok yang ingin dijadikan cawapres Joko Widodo (Jokowi) untuk menuju Pilpres 2019.

Dilansir TribunWow.com, melalui akun Twitter @LawanPoLitikJKW yang ia tulis pada Senin (9/7/2018).

Mulanya, akun Twitter @setkabgoid menuliskan cuitan yang berisi aktivitas Jokowi.

Tampak saat itu Jokowi tengah berbincang-bincang dengan Menteri Keuangan, Sri Mulyani.

Ada juga saat itu, Menteri Sekertaris Kabinet, Pramono Anung.

“Presiden @jokowi mengingatkan, bhw tantangan yg dihadapi bangsa Indonesia tdk ringan terutama terkait ketidakpastian perekonomian global. Untuk itu, Presiden meminta seluruh kementerian/lembaga utk fokus & segera menyelesaikan program yg telah direncanakan”, tulis @setkabgoid.

Lantas cuitan akun @setkabgoid itu ditanggapi oleh Kadiv Advokasi dan Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean

Ferdinand Hutahaean menilai foto tersebut merupakan tanda bahwa Jokowi ingin berpasangan dengan Sri Mulyani.

Menurutnya, Jokowi kurang cocok dengan sosok yang ditawarkan oleh Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.

“Menganalisis foto ini, kesimpulan saya bahwa @jokowi ingin berpasangan dengan SMI bkn dgn yg lain, bkn dgn Mahfud dan bkn dgn nama2 yg sdh ditunjuk sang ibu,” tulis Ferdinand.

Sekjen PDIP sebut Jokowi sudah kantongi nama

Jokowi dan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, Minggu (8/7/2018), bertemu di Istana Batu Tulis, Bogor, Jawa Barat.

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristianto mengatakan, sejumlah topik dibahas di dalam pertemuan selama 1 jam 50 menit tersebut.

Mulai dari kunjungan Presiden Bank Dunia ke Indonesia, Persiapan Asian Games serta berbagai agenda strategis bangsa dan negara, termasuk pelaksanaan Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden 2019.

Dilansir TribunWow.com, dari Kompas.com, terkait Pilpres, Hasto mengatakan, Jokowi sudah mengantongi nama yang akan dijadikan sebagai calon wakil presidennya.

“Berkaitan dengan siapa yang akan diputuskan sebagai cawapres, nama sudah mengerucut dan sudah dikantongi Pak Jokowi,” ujar Hasto dalam siaran persnya, Senin (9/7/2018).

Meski demikian, Megawati sendiri dalam siaran pers Hasto mengungkapkan bahwa pengumuman cawapres Jokowi akan dilalukan pada momen yang tepat.

“Pengumuman dilakukan pada momentum tepat, dan dalam cuaca yang cerah, secerah ketika matahari terbit dari timur. Jadi tunggu saja dan sabar,” ujar Megawati. [tribunnews]

comments