Bukan Bappenas, Amien Rais Ungkap Pemindahan Ibu Kota RI Berdasarkan Kajian China

198

Politikus Senior Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais secara terbuka menolak wacana pemindahan Ibu kota yang digulirkan Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Bahkan, Amien sampai berani menyebut bahwa sesungguhnya ada peran China dalam wacana pemindahan ibu kota ke Kalimantan Timur tersebut.

“Pemindahan Ibu kota dari Jakarta ini bukan berdasarkan studi Bappenas, namun studi Beijing. Ini jelas sekali. Di dunia ini ada struggle for global supremacy, struggle for global hegemony antara Amerika dan Tiongkok. Bahkan dari segi military power Ini dia sudah Neck to Neck [Setara] dengan Amerika,” Ungkap Amien saat hadir dalam Seminar Menyoal Pemindahan Ibu kota di di Ruang Abdul Muis Gedung DPR/MPR, Jakarta, Selasa (3/9).

Menurut Amien, saat ini Tiongkok sudah mempunyai kekuatan yang luar biasa di dunia. Bahkan Amien memprediksi jika perpindahan ibu kota dari Jakarta ke Kalimantan Timur justru akan mempercepat pengambilalihan keadulatan negara Indonesia ke Republik Rakyat Cina (RRC).

“Justru pemindahan ibukota ini mempercepat pengambilalihan keadulatan negara Indonesia ke Republik Rakyat Cina. Bapak-ibu saya sampaikan, bahwa Xi Jinping [Presiden RRC] ini lebih hebat dari Mao Zedong. Dia mengatakan bahwa kalau negara barat sudah bisa menduduki negara lain, mengapa kita tidak?” ungkap Amien.

Untuk itu, Amien secara tegas meminta kepada Presiden Joko Widodo untuk membatalkan recana pemindahan ibu kota tersebut. Menurutnya, dari banyak kajian dan diskusi dibeberpa tempat, justru rencana pemindahan ibu kota tersebut menimbulkan banyak dampak negatif ketimbang dampak positifnya. Untuk itu, dirinya dengan tegas menolak perpindahan ibu kota ke Kalimantan timur.

“Saya tidak perlu basa-basi lagi, kepada pak Jokowi kita pesan pokoknya dibatalkan saja [pemindahan ibu kota]. Hal itu lebih banyak mudaratnya,” pungkasnya. [gatra]

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here