Bowo Sidik Akui Diperintah Nusron Siapkan 400 Ribu Amplop, Mega: Ayo KPK Tangkap Nusron Wahid!

622

Pengakuan mengejutkan disampaikan tersangka kasus suap anggota DPR Bowo Sidik Pangarso. Politisi Golkar ini mengakui bahwa dirinya diminta elit Golkar Nusron Wahid untuk menyiapkan sekitar 400 ribu amplop. Permintaan ratusan ribu amplop ini soal serangan fajar di Pemilu 2019.

“Saya diminta oleh partai menyiapkan 400 ribu (amplop), Nusron Wahid meminta saya untuk menyiapkan 400 ribu (amplop),” kata Bowo kepada awak media usai menjalani pemeriksaan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) (09/04).

Seperti dikutip detik.com (09/04), Nusron membantah pengakuan Bowo Sidik itu. “Tidak benar,” kata Nusron. Nusron menegaskan tak pernah memerintahkan Bowo Sidik menyiapkan amplop serangan fajar. “Tidak tahu-menahu,” ujar Nusron, yang ditunjuk Golkar menggantikan Bowo Sidik sebagai Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Jawa Tengah I. “Saya tidak pernah nyuruh. Itu urusan masing-masing dan saya punya strategi sendiri,” ucap Nusron kepada tempo (09/04).

Netizen langsung bereaksi. Wartawan senior Mega Simarmata di akun Twitter @MegaSimarmata menulis: “Ayo @KPK_RI Tangkap tuh Nusron Wahid.”

Mantan Menkominfo Tifatul Sembiring turut mengomentari pengakuan Bowo Sidik. “Hmmm…. Setahu saya kalau cuma amplop saja, tidak masalah yaa….;) *SudahGaharuCendanaPula#,” canda Tifatul di akun    @tifsembiring mengomentari tulisan bertajuk “Bowo Sidik Ngaku Diperintah Nusron Wahid Siapkan Amplop, Ini Kata Pengacara”.

Menanggapi pengakuan Bowo Sidik, Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily meminta Bowo tak menyeret Golkar maupun politikus Golkar lain dalam kasus yang tengah menimpanya. “Itu kan pengakuan dari Bowo, apa itu benar? Selalu ada tendensi seseorang yang (terkena) OTT, berusaha melibatkan pihak lain,” ujar Ace kepada tempo (09/04).

Bowo Sidik Pangarso ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap antara PT Pupuk Indonesia dan PT Humpuss Transportasi Kimia (HTK). itoday

Comments

comments

Loading...