Bima Arya: Rocky Gerung logikamu berantakan, sangat tidak logis

291

Wali Kota Bima Arya mengklarifikasi tudingan Rocky Gerung soal para kepala daerah di Bodetabek bersekutu mengepung Anies Baswedan dalam kebijakan PSBB pekan lalu. Bima Arya mengkritik logika Rocky Gerung berantakan.

Klarifikasi Bima Arya itu menangkis ulasan Rocky Gerung dalam kanal YouTubenya yang menilai Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan ramai dikepung oleh kepala daerah di lingkungan Bodetabek.

Wali kota dari PAN itu menilai Rocky Gerung memandang rapat antarkepala daerah itu dengan partisan sehingga hasil analisisnya politis. Namun demikian, Bima Arya menilai analisis Rocky Gerung itu terpengaruh oleh framing media daring.

Bima Arya vs Rocky Gerung

Filsuf UI Rocky Gerung
Filsuf UI Rocky Gerung Foto: Antara

Bima Arya menyampaikan klarifikasinya itu dalam kanal YouTube Helmy Yahya.

Bima mengakui kagum dengan gaya diskusi dari Rocky Gerung. Namun mengklarifikasi bahwa analisis Rocky Gerung keliru menyatakan dia dan kepala daerah Bodetabek mengganjal Anies.

“Jadi Bang Rocky selama ini saya kagum kekuatan pada diksi, dashyatnya logika. Cuma sekarang logikanya berantakan,” kata Bima Arya dikutip Selasa 22 September 2020.

Lalu Bima Arya menceritakan konteks rapat dengan Anies Baswedan yang belakangan di-framing media daring, melawan Anies.

Bima menjelaskan framing kepala daerah mengepung Anies berawal dari rapat Jumat 11 September 2020. Dalam rapat antarkepala daerah di Jabodetabek itu, Anies menjelaskan bakal mengambil langkah PSBB pada 14 september 2020.

“Jadi Mas Anies bilang begini kita ingin lakukan tindakan lebih, kita ingin dengar masukan Bodetabek. Semua (kepala daerah) bicara. Di situ beberapa dari kita tanya, kalau itu berlaku ada SIKM (Surat Izin Keluar Masuk) nggak. Terus Mas Anies mengatakan nanti kita dalami, karena besok saya (Anies) harus rapat pemerintah pusat. Oke kita tunggu, Senin kita koordinasi lagi,” ujar Bima menceritakan.

Bima Arya sebut Rocky Gerung tidak logis

Rocky Gerung
Rocky Gerung. Foto Instagram @rockygerungreport

Usai rapat, Bima dicegat wartawan dan ditanya soal SIKM. Bima menjawab konsep SIKM belum detail meski ada arah ke sana.

“Saya bilang belum jelas, kan memang belum jelas. Karena masih menunggu paparaan dari rapat dengan pemerintah pusat. Dan apa yang terjadi di headline media, ‘Bima Arya: PSBB Anies tidak jelas’. Kan itu tafsirannya beda,” jelas Bima.

Kepada wartawan, Bima juga menjelaskan Bogor tidak akan mengambil langkah PSBB seperti DKI Jakarta. Alasannya warga kota Bogor sudah menderita dengan PSBB, ekonomi mereka terpuruk betul.

Dalam penjelasan itu, Bima mengeluarkan perumpamaan yakni jangan menge-bom nyamuk dengan meriam. Kata-kata itu, jelasnya, bukan merespons atau mengomentari Anies.

“Kami baru survei, 90 persen warga Bogor mengaku terpapar secara ekonomi, 40 persen putus kerja. Jadi nggak mugkin PSBB. kalau beberapa bulan lalu bisa lockdown, sekarang nggak bisa. itu hitungan Bogor ya bukan untuk koreksi Mas Anies,” jelasnya.

Bima mengaku dari situ media mengonstruksikan, dia bersama kepala daerah lainnya berusaha mengganjal rencana Anies. Rocky Gerung juga punya pandangan dan narasi demikian.

“Yang berkembang saya seolah melawan Mas Anies, kemudian dirangkai lagi oleh Bang Rocky seolah Gubernur Jabar dan Botabek kepung Anies, saya kira nggak gitu. Saya kira Bang Rocky terlalu mengandalkan berita di koran, dan terlalu politis. Kali ini Bang Rocky sangat tidak logis,” jelasnya.

Bukan orkestra

Wali Kota Bogor, Bima Arya
Wali Kota Bogor, Bima Arya. Foto Instagram @bimaaryasugiarto

Bima Arya membantah pula analisisnya Rocky Gerung, bahwa kepala daerah Bodetabek berorkestra dengan narasi gara-gara PSBB DKI Jakarta, dana investasi ribuan trilunan lari keluar negeri.

Bima mengoreksi, dia tak ikut komentari soal kerugian triliunan gara-gara pengumuman PSBB oleh Anies.

Lagi pula, kata Bima, konteks narasi triliunan investasi lari itu berasal dari Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam sebuah rapat.

“Yang terjadi adalah kan ada rapat dulu Menko Perekonomian bicara. Dari situ keluar kerugian akibat skenario PSBB itu kan. Itu pernyataan keluar dari beberapa orang termasuk pak Gub (Ridwan Kamil). Tapi apakah itu berarti orkerstra? itu belum tentu,” kata Bima.

Harmonis dengan Anies

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (ketiga kanan) bersama Wali Kota Bogor Bima Arya (kedua kiri) dan Direktur Keuangan PT KAI (Persero) Rivan A Purwantono (kiri) meninjau penumpang KRL Commuter Line di Stasiun Bogor, Jawa Barat, Senin (15/6/2020).
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (ketiga kanan) bersama Wali Kota Bogor Bima Arya (kedua kiri). Foto: Antara

Bima mengungkapkan hubungan dengan Anies sangat baik. Tiap kali koordinasi selalu lancar dengan Anies.

Makanya saat media ribut memeberitakan kepala daerah Bodetabek mengepung Anies, mereka malah ketawa.

“Setelah berita itu, saya masih WA-nan dengan Mas Anies, kayaknya ini agak lebay media, kita ketawa-ketawa saja. Hubungan saya dengan Anies bagus banget. Saya ngobrol diskusi dengan Mas Anies enak, dengan RK enak. Mereka berdua nggak ada masalah, dan yang banyak nggak tahu kita sering lho kepala daerah Botabek dipimpin rapat Anies dan RK,” tuturnya.

https://youtu.be/yOlvMH1OEE4

Sumber Berita / Artikel Asli : Hops

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...