Bikin Onar, Keluarga Gus Nur Diusir dari Ruang Sidang

140
Sidang Gus Nur (Foto: Ari Sandita)

JAKARTA – Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan menggelar sidang lanjutan kasus ujaran kebencian dengan terdakwa Sugi Nur Raharja atau Gus Nur, Selasa (23/2/2021). Agenda sidang mendengarkan keterangan saksi dari Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Berdasarkan pantauan, sidang yang digelar di ruang sidang utama digelar tanpa adanya pengacara Gus Nur. Sidang dipimpin Hakim Ketua Toto Ridarto dan dimulai pukul 13.30 WIB.

Di persidangan, hadir Jaksa secara langsung dan terdakwa Gus Nur secara virtual, sedangkan pengacara tak hadir lantaran melakukan walkout.

Namun, majelis hakim tetap melanjutkan persidangan meski tanpa adanya tim pengacara Gus Nur. Agenda sidang kali ini berupa pemeriksaan saksi ahli yang dihadirkan Jaksa, yakni saksi ahli Linguistik Forensik dari Universitas Pendidikan Indonesia, Andika Dutha Bachari.

Dalam persidangan, hadir salah satu keluarga Gus Nur, Irwan Syaifullah menyaksikan jalannya persidangan itu. Namun, di tengah-tengah persidangan saat hakim tengah berbicara, dia memotong perkataan hakim dan mengatakan kalau dia merupakan keluarga Gus Nur dan semacamnya.

Alhasil, petugas kepolisian yang melakukan penjagaan di dalam ruangan sidang Gus Nur pun membawanya keluar persidangan lantaran dianggap mengganggu jalannya sidang. Sempat terjadi adu mulut di antara keluarga Gus Nur dengan kepolisian lantaran dia tak terima dikeluarkan dari ruangan sidang.

Sebelum persidangan dimulai, pengacara Gus Nur, Ricky Fatamajaya dan pihak keluarga pun sempat bersitegang dengan petugas kepolisian yang hendak mengamankan jalannya persidangan. Sebabnya, pihak keluarga melakukan kegiatan press conference di depan ruang sidang utama.

Saat itu, pihak keluarga berbicara dengan suara yang cukup keras. Kepolisian lantas menegur mereka untuk tidak berbicara dengan nada yang tinggi karena bisa mengganggu persidangan lainnya di PN Jakarta Selatan. Alhasil, terjadi adu mulut di antara pihak keluarga, pengacara dan kepolisian.

Tak lama, perdebatan itu pun berakhir saat ada petugas kepolisian lainnya dan petugas PN Jakarta Selatan yang menengahi perdebatan itu. Pihak keluarga dan pengacara diminta untuk tak berbicara keras saat press conference, tak berlama-lama, dan tak berkerumun di satu tempat.

Sumber Berita / Artikel Asli : Okezone

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...