Benarkah Dufi Investigasi Mobil Esemka sebelum Dibunuh? Ini Jawaban Bos TV Muhammadiyah

2081

JAKARTA – Pembunuhan Abdullah Fithri Setiawan alias Dufi menyita perhatian publik. Dufi dibunuh secara sadis. Mayatnya ditemukan dalam drum plastik di Klapanunggal Bogor pada Minggu, 18 November 2018.

Beberapa netizen pun mengaitkan pembunuhan Dufi dengan sengkarut mobil esemka besutan Jokowi. Dufi disebut-sebut pernah melakukan investigasi mendalam terkait mobil Esemka.

“Setelah mengungkap mobil Geelly atau jelmaan Esemka Abdullah Fithri, seorang karyawan TV Muhammadiyah dibunuh secara sadis,” tulis akun Facebok Markonah Markonah.

“Mendiang Abdullah Fithri Setiawan -rahimahulloh – adalah karyawan TV Muhammadiyah yang meliput dalam tentang mobil Esemka. Dana kini dia dibunuh dengan sadis,” tambahnya.

Direktur Utama TV Muhammadiyah (TvMu) Gatot Triyanto membantah kabar tersebut. Gatot tak ingin kematian Dufi dikaitkan dengan politik.

“Berita itu tidak benar. Jadi isu itu tidak benar,” tegas Gatot saat dikonfirmasi, Rabu (21/11).

Bos TV Muhammadiyah tersebut menegaskan bahwa korban bekerja di TvMu sebagai pekerja lepas alias freelence.

“Belia bekerja di TvMu sudah setahun lebih. Beliau juga tidak pernah ditugasi meliput berita karena tugas dan tanggungjawab almarhum adalah freelence sales marketing. Beliau bukan wartawan TvMu,” imbuh Gatot.

Gatot menegaskan bahwa redaksi TvMu tidak pernah melakukan liputan investigasi terkait mobil Esemka, seperti yang dikabarkan di media sosial.

“Selama ini redaksi tvMu tidak pemah menugaskan wartawan tvMu untuk menginvestigasi mobil Esemka, termasuk almarhum Dufi,” tandas Gatot.

Investigasi Mobil Esemka

(fir/pojoksatu)

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here