Bela Maaher, FPI: Ade Armando, Denny Siregar, Dewi Tanjung dll juga Tangkap

546

Front Pembela Islam turut menanggapi tindakan polisi yang meringkus Ustaz Maaher At Thuwailibi alias Soni Ernata setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus penghinaan atau ujaran kebencian kepada Habib Luthfi bin Yahya, kiai sepuh Nahdlatul Ulama (NU).

Terkait hal itu, Kuasa Hukum FPI, Aziz Yanuar meminta agar polisi juga menindak secara hukum politikus PDIP Dewi Tanjung, Akademisi Universitas Indonesia Ade Armando, hingga pegiat media sosial, Abu Janda.

Permintaan itu karena ketiganya dianggap menyebarkan ujaran kebencian di media sosial.

“Semoga pihak kepolisian juga segera menangkap Ade Armando yang jelas sudah tersangka, Denny Siregar, Abu Janda, Dewi Tanjung dan lain-lain,” kata Aziz saat dihubungi Suara.com, Kamis (3/12/2020).

Aziz juga mengaku FPI siap memberikan bantuan hukum terkait kasus yang kini menbelit Ustaz Maaher.

“Insya Allah kami siap beri bantuan hukum,” kata dia.

Namun, Aziz menegaskan, pendampingan hukum akan diberikan jika pihak dari Ustaz Maaher memintanya. Pihaknya akan bergerak jika ada permintaan.

“Belum ada tanggapan, tapi insya Allah kita siap (mendampingi),” tuturnya.

Sementara di sisi lain, terkait penangkapan Maaher alias Soni oleh Polri, Aziz justru meminta pihak kepolisian juga segera menangkap Ade Armando hingga Dewi Tanjung. Pasalnya, mereka juga dianggap telah melakukan perbuatan ujaran kebencian.

“Semoga pihak kepolisian juga segera menangkap Ade Armando yang jelas sudah tersangka, Denny Siregar, Abu Janda, Dewi Tanjung dan lain-lain,” tandasnya.

Untuk diketahui, Waluyo Wasis Nugroho melaporkan Ustaz Maaher karena dianggap menghina kiai sepuh Nahdlatul Ulama, Habib Luthfi bin Yahya.

Ia mengunggah foto Habib Luthfi dengan balutan sorban dan menyebutnya ‘cantik pakai jilbab’.

Foto Habib Luthfi tersebut ia unggah untuk mengomentari seorang warganet bernama @gunduladul.

“Iya tambah cantik pakai jilbab, kayak kyainya Banser ini ya,” ujar Maaher seraya mengunggah foto Habib Luthfi yang mengenakan sorban, seperti dikutip Suara.com, Sabtu (14/11/2020).

Saat ditelusuri, cuitan tersebut telah dihapus oleh Maaher. Cuitan tersebut diduga telah dibuat lama, sekitar Agustus lalu.

Namun, belakangan cuitan tersebut kembali diungkit oleh warganet bersamaan dengan kasus dugaan penghinaan Nikita Mirzani terhadap Rizieq Shihab.

Maaher melalui akun Twitter miliknya @ustadzmaaher_ memberikan klarifikasi atas foto tersebut.

Ia menegaskan tidak bermaksud menghina Habib Luthfi. Menurutnya, ada pihak yang sengaja menggoreng cuitannya itu untuk menyudutkannya.

“Soal foto Habib Luthfi yang digoreng cebong untuk menyudutkan saya, itu sudah lama. Tidak ada penghinaan sama sekali di sana,” kata Maaher.

Cuitan lawan Maaher tersebut kembali viral di media sosial dan memancing amarah publik.

Banyak warganet geram dan tak terima dengan Maaher. Mereka meminta Maaher menyampaikan permohonan maaf kepada Habib Luthfi.

Sumber Berita / Artikel Asli : Suara

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...