Bedah simbol salib spanduk HUT RI dari ilmu grafis, Desainer merasa sedih

889
Soal logo HUT RI ke-75 simbol salib, Habib Husin Shahab komen nyindir

Narasi simbol salib pada grafis spanduk HUT RI ke-75 menjadi perhatian berbagai kalangan. Dari ormas, ulama sampai desainer. Spanduk HUT RI tersebut merupakan karya desain, atas polemik simbol salib yang muncul, seorang desainer grafis bedah simbol salib di spanduk HUT RI tersebut.

Seorang desainer grafis membedah spanduk HUT RI tersebut dari sudut pandang ilmu grafis. Kementerian Sekretariat Negara sudah menyampaikan penjelasan logo, grafis itu merupakan perwujudan filosofis dari angka 75, tapi ada saja yang punya sudut pandang lain.

Simbol salib spanduk HUT RI

Logo HUT RI ke-75 Foto: Kemensetneg
Logo HUT RI ke-75 Foto: Kemensetneg

Akun desainer grafis, @ardidudidu menuliskan sesuai penjelasan logo dari Kemensetneg, supergrafis yang dituding mengandung simbol salib itu terdiri dari 10 elemen yang diambil dari dekonstruksi logo 75 tahun, yang mana

Desainer itu menjelaskan jika dipecah, 10 elemen itu akan memunculkan susunan elemen yang berbentuk simbol tambah (+).

“Untuk pengaplikasiannya, supergraphic ini disebut cukup fleksibel karena bersifat abstrak yg merupakan rakitan dari 10 pecahan yg menjadi 1 kesatuan bentuk,” tulis akun tersebut dikutip Kamis 13 Agustus 2020.

Sedih

Logo HUT RI ke-75
Logo HUT RI ke-75. Foto Instagram @kemensetneg.ri

Sebagai desainer grafis, akun @ardidudidu mengaku prihatin dengan tudingan karya grafis spanduk HUT RI ke-75 itu disusupi simbol agama. Menurutnya penting untuk memadang suatu hal dari berbagai sudut pandang.

“Sebagai desainer grafis, gua ngerasa sedih karena karya seindah ini dituding ‘disusupi’ oleh kepentingan agama. Itulah mengapa penting banget memandang suatu hal dari beragam perspektif. Kalo mau merasa benar terus, hidup aja di Planet Namex,” tulisnya.

Kepada yang punya pandangan spanduk HUT RI itu mengandung simbol salib dan menuntut pengubahan, akun ini merasa pandangan itu adalah bentuk misinformasi.

“Ini namanya misinformasi. Memandang suatu bentuk dengan mengaitkan dengan bentuk yang lain. Lalu, selama ini belajar matematika dengan tanda (+) berarti menggunakan simbol salib? Jadi, ilmu matematika dikuasai dan diatur dengan menempatkan tanda salib di dalamnya dong?” tulis akun itu menanggapi surat terbuka protes simbol salib.

Penjelasan Kemensetneg

Logo HUT RI ke-75 Foto: Kemensetneg
Logo HUT RI ke-75 Foto: Kemensetneg

Ormas Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) Solo memprotes logo HUT RI ke-75 yang dianggap menyerupai simbol salib. Logo tersebut dikeluarkan oleh Kementerian Sekretaris Negara untuk menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus mendatang.

Mengutip dari Pedoman Visual Penggunaan Logo oleh Kemensetneg, logo yang dituding menyerupai salib merupakan karya supergrafis yang terdiri dari 10 elemen mozaik. Masing-masing bagian merepresentasikan komitmen dan nilai luhur Pancasila. Bentuknya memang sengaja dibuat fleksibel dan abstrak dan dibentuk menjadi satu kesatuan.

https://twitter.com/ardidudidu/status/1293218196418211840?ref_src=twsrc%5Etfw%7Ctwcamp%5Etweetembed%7Ctwterm%5E1293218196418211840%7Ctwgr%5E&ref_url=https%3A%2F%2Fwww.hops.id%2Fbedah-simbol-salib-spanduk-hut-ri-desainer-merasa-sedih%2F

Sumber Berita / Artikel Asli : Hops

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...