Beda dengan Bawaslu, Komisi II Minta Mendagri Adil Soal Deklarasi Ganjar dkk

225
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo

JAKARTA–Wakil Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Riza Patria meminta Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo berlaku adil dalam menentukan pelanggaran kepala daerah, yang terlibat praktik kampanye Pilpres di sejumlah daerah.

“Kita harap Mendagri bisa berlaku adil,” kata Riza saat ditanya soal polemik deklarasi Capres yang dilakukan Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo, dan 31 kepala daerah lainnya, Selasa (26/2/2019).

Riza juga meminta seluruh kepala daerah menaati aturan yang ada. Menurutnya, jangan sampai kepala daerah terkesan melakukan kampanye secara suka-suka.

“Yang kita minta semua kepala daerah semua netral, sesuai dengan aturan dan ketentuan UU Pemerintah Daerah, UU ASN juga yang pegawai negeri. Memang diperbolehkan kampanye sejauh dilakukan pada hari libur atau melakukan izin cuti kampanye itu diperbolehkan ketentuanya,” katanya.

Namun, untuk kasus 35 kepala daerah dan gubenur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang mendeklarasikan dukungan kepada capres Jokowi-Maruf Amin, Riza mengaku bingung. Sebab, Bawaslu sebelumnya memutuskan bahwa Delkarasi Ganjar dkk kepada Petahana Jokowi melanggar UU Pemda.

“Ya justru itu kalau Bawaslu menganggap ada pelanggaran, karena Bawaslu Jateng yang lebih tahu bagaimana kronologis kegiatan pada saat itu. Jadi kalau Bawaslu menganggap itu ada pelanggaran, ditemukan harusnya Bawaslu menjelaskan pelanggaranya dimana, apa dan bagaimana sehingga Mendagri bisa memberikan sanksi, jika memang ditemukan ada,” katanya.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo tak mempersoalkan deklarasi pro-Jokowi yang digelar Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo dan 34 kepala daerah di Jateng.

Tjahjo menyebut, kepala daerah berhak ikut kampanye asalkan mengikuti aturan termasuk mengajukan cuti.

“Untuk Jawa Tengah, yang saya pahami sejak awal sudah mengikuti proses yang ada. Malah saya dengar dari Panwas Jateng mengatakan sudah tidak ada masalah karena sesuai dengan aturan yang ada,” kata Tjahjo dikonfirmasi di Hotel The Sultan, Jakarta, Senin (25/2/2019). (Alf) (TEROPONGSENAYAN) 

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here