Bantah Tangkap Panitia Ngaji UAS, Ini yang Diakui Polres Grobogan

1432
Kapolres Grobogan, AKBP Choiron El Atiq,

Grobogan – Video Ustaz Abdul Somad (UAS) yang menyatakan pembatalan ceramah di beberapa daerah di Jawa Tengah beredar luas. Dia menyebut panitia pengajiannya di Grobogan sempat ditangkapi polisi. Kapolres Grobogan membantahnya.

Kapolres Grobogan, AKBP Choiron El Atiq, mengatakan apa yang disampaikan UAS soal penangkapan panitia pengajian UAS oleh polisi di Gubug, Grobogan, tidak benar. “Mungkin UAS terima beritanya salah itu,” kata Choiron dikonfirmasi detikcom melalui telepon, Selasa (11/9/2018).

Choiron menceritakan pengajian diadakan di Kecamatan Gubug, Grobogan, Juli 2018. Polisi saat itu memediasi antarpihak yang pro dan kontra adanya pengajian yang mengundang UAS. Choiron menegaskan bukan menangkap atau menculik panitia, namun memediasi.

“Kita itu malah memediasi. Bukan menculik. Kita enggak berani (menculik). Bukan penculikan. Sebelumnya kita sudah tahu ada yang, apa namanya, tidak terima. Tidak setuju. Makannya kita mediasi,” sambungnya.

Kapolres Grobogan Bantah UAS soal Tangkap Panitia PengajianUAS saat pengajian di Gubug, Grobogan (Foto: dok. warga)

Menurutnya mediasi itu bukan aksi culik. Bahkan hal itu dilakukan jauh-jauh hari sebelum pengajian. Kondisi di lapangan justru panitia malah membantu polisi. “Bagus kok. Malah welcome, kok. Malah bantu kita panitianya mengamankan,” tambahnya.

“Memang kita undang, tapi enggak kita culik, itu. Menculik, enggak berani. Kita mediasi karena banyak yang pro dan kontra. Kita ajak gabung, kita ajak ngobrol. Bagaimana baiknya. Akhirnya kan bisa berjalan dengan lancar. Bisa berjalan dengan pengamanan full. Antisipasi, terus pihak-pihak yang apa namanya, yang kontra, kita lokalisir. Terus tidak berbenturan. Dan itu berhasil. Lancar itu, kok,” jelasnya.

Choiron mengatakan bahkan mobilnya yang ditumpangi oleh Ustaz Abdul Somad ketika berada di Grobogan juga kita siapkan oleh polisi. Alasannya, agar kalau terjadi hal yang tidak diinginkan, lebih mudah melakukan pengamanan.

“Mungkin UAS terima beritanya salah itu. Memang ada penolakannya. Diculik ya enggak ada to. Malah kita panitia terima kasih banyak. Jangan sampai ada miskomunikasi. Saya kaget dengan ada berita seperti itu. Kalau tidak dimediasi, malah yang pro dan kontra bisa ketemu di situ,” terangnya lebih lanjut. detik

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here