Banjir Jakarta, PA 212: Anies Masih Mending, Dulu Ahok 3 Hari Baru Surut, Dikejar dan Disambit Warga Pula

334
Novel Bamukmin

JAKARTA – Ketua Media Center PA 212 Habib Novel Bamukmin tetap memuji kerja Gubernur DKI Anies Baswedan dalam menangani banjir di Ibukota.

Menurutnya, banjir di era Ahok lebih parah jika dibandingkan dengan banjir di kepemimpinan Gubernur DKI kali ini. Hal itu terlihat saat banjir 2013 melanda Ibukota.

“Beda dengan jaman Ahok mulai masih menjadi wakil gubernur tahun 2013 banjir juga parah sampai istana dan kantor Balai Kota pun kebanjiran,” kata Novel saat dikonfirmasi Pojoksatu.id, Rabu (26/2/2020).

Banjir kemudina berlanjut melanda Jakarta pada tahun 2014. Novel menyebut banjir kala itu terbilang paling parah.
Sebab, selama tiga hari banjir melanda Jakarta baru bisa surut.

“Jelas lebih memalukan dan terjadi lagi di awal tahun 2014 sampai 3 hari belum surut dan warga Jakarta tidak merasakan perhatian yang begitu sangat dari Ahok,” ungkapnya.

Tak hanya itu, lanjut Novel, saat banjir melanda Jakarta selama tiga hari rasa kebersamaan antara warga dengan gubernurnya tidak terjalin harmonis.

Berbeda halnya banjir kali ini, terlihat antara gubernur dan warganya saling sama- sama merasakan suka dan duka.

“Sehingga masih ada skat antara gubernur dan rakyatnya jauh dari rasa kebersamaan dalam suka dan duka karena karakter Ahok yang kasar sampai-sampai dikejar warganya dan diusir serta disambitin,” bebernya.

(sta/rmol/pojoksatu)

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...