Bambang Soesatyo Minta KKB Dibabat Habis, Natalius Pigai: Ketua MPR tidak Mengerti soal Papua

268
Natalius Pigai

JAKARTA – Aktivis HAM, Natalius Pigai membalas pernyataan Ketua MPR RI Bambang Soesatyo yang meminta KKB Papua ditumpas habis.

Menurut Natalius, pria akrab dipanggil Bamsoet itu tidak mengerti persoalan yang ada di Papua.

“Ketua MPR tidak mengerti soal Papua,” tulis Natalius Pigai dalam cuitan di akun Twitter @nataliuspigai2 dikutip Pojoksatu.id, Senin (20/9/2021).

Mantan Komisioner Komnas HAM itu juga mempertanyakan sikap pemerintah yang membekali tenaga kesehatan (nakes) senjata api.

Hal tersebut, lanjut Pigai, memancing emosi KKB yang merasa terancam.

“Mengapa Orang Papua marah pendatang, aktivis lebih pintar. Apa layak dokter pegang senjata?” katanya.

Ia menilai, sikap pemerintah tersebut sama saja melawan OPM.

“Cara-cara itu sama saja beri peluang OPM bunuh pendatang. Bisa saja OPM anggap pendatang aparat,” tuturnya.

Pigai juga menyesalkan sikap Ketua MPR yang terkesan gegabah mendorong TNI-Polri tidak menempuh jalur damai.

“Kami tidak gegabah bersikap! Dorong dialog damai!” tegasnya.

Sebelumnya, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menegaskan bahwa sudah waktunya negara menindak tegas KKB di Papua.

Hal itu dikatakannya terkait tindakan teroris Kelompok KKB di Papua yang membakar Puskesmas di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua.

Tindakan KKB tersebut membuat para tenaga kesehatan perempuan sampai dilecehkan hingga tewas, serta ditendang ke jurang.

“Tidak boleh ada lagi toleransi terhadap teroris KKB untuk melakukan aksi kejahatan yang meresahkan masyarakat serta mengakibatkan korban jiwa,” ujarnya, Minggu (19/9/).

Bamsoet meminta pemerintah menurunkan kekuatan empat Matra terbaik, selain Brimob Polri, yaitu Gultor Kopassus, Raiders, Bravo, dan Denjaka.

Menurutnya, pemerintah perlu memberikan waktu secepatnya kepada pasukan terbaik tersebut untuk menumpas teroris KKB di Papua.

Dia meminta pemerintah jangan ragu menindak tegas teroris KKB di Papua.

Terutama pasca-tindakan kelompok tersebut yang melakukan tindakan kekerasan terhadap tenaga kesehatan hingga meninggal dunia.

“Sekali lagi saya tegaskan, sikat habis KKB di Papua, urusan HAM kita bicarakan kemudian,” kata Bamsoet.

“Jangan ragu bertindak hanya karena persoalan HAM. Utamakan keselamatan rakyat Indonesia,” tegasnya.

Sumber Berita / Artikel Asli : (muf/pojoksatu)

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here