Bahas Kinerja Erick Thohir, Andre Rosiade Sentil Pensiunan di BUMN hingga Bagi-bagi Kursi Tim Sukses

298

Politisi Partai Gerindra, Andre Rosiade mengaku sangat mengapresiasi langkah tegas Menteri BUMN, Erick Thohir.

Diketahui, Erick Thohir telah memecat sejumlah direksi di BUMN yang dinilai bermasalah.

Dilansir TribunWow.com, Andre Rosiade mengimbau Erick Thohir membersihkan seluruh ‘orang titipan’ yang ada di BUMN.

Hal itu disampaikannya melalui tayangan YouTube Macan Idealis, Kamis (12/12/2019).

“Menurut gue tindakan Menteri BUMN Erick Thohir (ET) sudah cepat, tegas dan baik,” ucap Andre Rosiade.

“Dan kami di Komisi VI (DPR RI) mengapresiasi langkah Pak ET ini.”

Menurut Andre Rosiade, tindakan tegas Erick Thohir itu bisa menjadi peringatan bagi petinggi BUMN untuk tak menyalagunakan jabatan.

“Bahwa beliau mendapatkan laporan dari komite auditnya komisaris dan bea cukai, beliau langsung ambil keputusan tegas dan cepat,” terang Andre.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-AdAsia’); });
<!–//<![CDATA[
var m3_u = (location.protocol=='https:'?'https://ads8.kompasads.com/new/www/delivery/ajs.php':'http://ads8.kompasads.com/new/www/delivery/ajs.php');
var m3_r = Math.floor(Math.random()*99999999999);
if (!document.MAX_used) document.MAX_used = ',';
document.write ("”);
//]]>–>

“Dan ini juga diharapkan jadi shock terapi, sehingga direksi BUMN yang lain enggak berani lagi aneh-aneh ke depannya.”

Menyinggung soal banyaknya kasus yang tersembunyi di BUMN, Andre Rosiade mengibaratkannya layaknya puncak gunung es.

“Makanya gue bilang ini kan hanya puncak gunung es,” kata dia.

“Masih banyak kasus yang lebih wow gitu, kan gue bilang Jiwasraya tuh.”

Lantas, Andre menyebut para petinggi BUMN kini tak bisa berbuat sesuka hati.

Sebab, Erick Thohir dinilainya siap mengganti para direksi yang dianggap ‘nakal’.

“Tapi ini sudah langkah tepat untuk shock terapi, early warning bagi seluruh direksi BUMN untuk ke depan ‘Lu hati-hati deh jangan aneh-aneh’,” ucap Andre.

“Jangan penyalahgunaan wewenang, jangan penyalahgunaan jabatan untuk kepentingan pribadi.”

Andre Rosiade dalam tayangan YouTube Macan Idealis, Kamis (12/12/2019). Andre Rosidade akui ketegasan Erick Thohir pimpin BUMN.
Andre Rosiade dalam tayangan YouTube Macan Idealis, Kamis (12/12/2019). Andre Rosidade akui ketegasan Erick Thohir pimpin BUMN. (YouTube Macan Idealis)

Lebih lanjut, ia menyinggung soal sejumlah perusahaan BUMN yang merugi.

Andre menilai perusahaan BUMN yang merugi itu sulit untuk diperbaiki.

“Kalau BUMN itu rugi, sulit diperbaiki kan sulit untuk ditutup, di-marger, ini lagi kita kaji semua,” ucap dia.

“Pak Erick kan kita minta benahi.”

Menurutnya, BUMN harus dijaga dari pengaruh politik.

Terutama dari mereka yang kerap membagi-bagi jabatan bagi orang yang dinilai berjasa.

“BUMN itu harus dibuat profesional, jauh dari bagi-bagi tim sukses,” ujar Andre.

“Kalau menurut gue tim sukses yang masuk pun karena ada janji utang politik kalau bisa ya yang profesional.”

Ia pun menyinggung banyaknya pensiunan politik yang dipekerjakan di BUMN.

“Jangan lagi BUMN jadi orang pensiunan lah dikumpulin dikasih jabatan,” ujarnya.

“Kalau orang tua dikasih orang terus, lalu anak muda posisinya di mana?”

Andre lantas menyinggung komitmen Erick Thohir yang enggan mempekerjakan pensiunan di BUMN.

“Makanya perubahan mindset harus kita lakukan, saya rasa komitmennya ET ini bagus ya, tentu akan kita support,” ujar Andre.

Simak video berikut ini menit 6.15:

 

Beda Erick Thohir dengan Ignasius Jonan

Analis BUMN LM FEB UI, Toto Pranoto menilai positif sejumlah langkah Menteri BUMN, Erick Thohir yang baru saja menjabat.

Toto Pranoto menilai, langkah-langkah yang diambil Erick Thohir cukup mengejutkan.

Hal itu diungkapkan Toto Pranoto saat menjadi bintang tamu di acara Indonesia Bicara INews pada Rabu (11/12/2019).

“Saya kira apa yang dikerjakan sama Pak Erick Thohir ya sebagai Menteri BUMN sekarang ini saya kira sebagai suatu gebrakan,” ujar Toto Pranoto seperti dikutip TribunWow.com dari INews TalkShow.

Menurutnya, BUMN memang sudah saatnya berbenah.

“Dalam arti bahwa memang sudah saatnya kita memiliki BUMN yang punya katakanlah kekuatan yang berbeda, punya kemampuan daya saing yang lebih kuat gitu ya,” lanjutnya.

Lantas Toto mengungkap cara agar BUMN bisa berubah.

Hal itu diawali dari sikap internal dari BUMN itu sendiri.

“Caranya gimana sih dari apa yang sekarang kita punya, dari BUMN yang ada itu ya, sekarang yang paling utama perbaikan secara internal dalam kaitannya dengan GSG itu pondasinya.”

“Kalau GSG sudah oke mustinya perubahan-perubahan, transformasi-transformasi yang dikerjakan juga bisa lebih mudah dilaksanakan,” jelasnya.

Kemudian, ia memberikan contoh agar BUMN bisa bangkit dengan membandingkan keberhasilan PT Kereta Api di bawah kepemimpinan Ignasius Jonan.

Ignasius Jonan berhasil membawa PT KAI keluar dari kerugian.

“Saya kasih contoh dulu waktu Jonan dikirim jadi Dirut buat Kereta Api, posisinya rugi tahun kedua dia bisa perbaiki jadi lebih baik, lebih untung,” ungkap Toto.

“Tahun berikutnya terus naik,” imbuhnya.

Bahkan, kini PT KAI dianggap menjadi perusahaan yang cemerlang.

“Bahkan, sekarang kereta api menjadi salah satu BUMN yang dianggap cukup excellent,” puji Toto.

Toto menilai, membenahi BUMN itu cukup sederhana.

Seluruh karyawan harus ikhlas dan siap untuk melakukan perubahan.

“Pertanyaanya bagaimana dia lakukan itu, jawabannya sederhana, seluruh karyawan itu mau ikut dalam transformasi dengan sukarela itu karena dia yakin bahwa Jonanya memang memiliki suatu sisi ke depan, perubahan apa yang dikerjakan,” jelas dia.

Selain itu, janganlah ada kepentingan lain selain fokus memperbaiki perusahaan seperti apa yang dilakukan Ignasius Jonan dahulu.

“Kedua, mereka yakin bahwa Pak Jonan itu memang enggak punya faced interest pribadi sehingga dia mau kerja untuk perbaiki kereta api dan dia memberikan contoh.”

“Bagaimana cara bekerja, kalau perlu 24 jam sehingga environments semua orang diketahui yakin bahwa leadership ini bekerja dalam rangka perubahan,” ujar Toto.

(TribunWow.com)

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...