Ayahanda Meninggal Dunia, Ustadz Khalid Basalamah Akan Ikuti Protokol Kesehatan

918

Ayahanda dai kondang Ustadz Khalid Basalamah, Ustadz Zeed Abdullah Basalamah meninggal dunia. Beliau menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo, Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar, Sulsel, Jumat (7/8), malam, sekitar pukul 23:10 Wita.

Informasi meninggalnya Ustadz Zeed Abdullah Basalamah diperoleh dari salah seorang dosen Universitas Muslim Indonesia atau UMI Makassar.

Melalui rekaman video yang beredar, Ustadz Khalid Basalamah membenarkan berita itu dan berterus terang bahwa ayahnya terinfeksi Covid-19.

“Saya sendiri sudah mewakili Abah, bukan saya melangkahi kakak-kakak yang lebih tua dari saya, tapi saya bicara langsung. Abah (meninggal) karena Covid-19 maka akan mengikuti prosedur dan tidak bisa tidak,” ujar Ustadz Khalid.

Ayahnya dimandikan, dikafani, dan juga disholati di Rumah Sakit, kemudian tidak boleh ditunda, tadi malam itu juga, dimakamkan. Ustadz Khalid sendiri yang menjadi imamnya.

“Saya tadinya ingin memasukkan di pemakaman yang satu kubur dengan Umi Jia dengan abu-abu lain, tapi Subhanallah, Allah takdirkan berbeda,” ujarnya.

Ia juga meminta maaf karena tidak membuka pintu rumah untuk takziah.

“Saya harap jangan sampai ini disalahpahami dan ini adalah demi kebaikan semuanya, digarisbawahi, kita tidak membuka rumah kita untuk takziah karena memang itu protokolnya. Kita tidak mau ini malah tersebar kemana-mana sehingga terisolasi lah rumah ya, seperti itu kurang lebih.”

Terakhir, Ustadz Khalid mengatakan ia berusaha mengingatkan diri bahwa ini adalah takdir dari Allah.

Sumber Berita / Artikel Asli : rmol

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...