Ari Kuncoro Rangkap Jabatan Disahkan Negara, Arteria Dahlan PDIP Dorong Mahasiswa UI Ambil Sikap

343
Arteria Dahlan

Politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) Arteria Dahlan mendorong mahasiswa Universitas Indonesia bersuara.

Hal ini menyusul adanya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 75 Tahun 2021 tentang Statuta UI yang membolehkan Rektor, Ari Kuncoro merangkap jabatan sebagai Wakil Ketua Komisaris Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

“Suarakan terus ketidakbenaran lalu gunakan kanal-kanal konstitusional sebagai upaya aksi,” kata Arteria Dahlan dalam keterangannya, Rabu, 21 Juli 2021.

Dia mendorong agar mahasiswa UI melakukan judicial review ke Mahkamah Agung.

Termasuk juga dengan menggugat SK ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

Bahkan tidak berhenti di situ, Arteria Dahlan juga mendorong agar mahasiswa UI melaporkan maladministrasi ke Ombudsman.

“Kalau ada perilaku koruptif laporkan ke Penegak Hukum,” ujarnya.

Rektor UI, Ari Kuncoro terpilih menjadi Komisaris salah satu BUMN pada tanggal 18 Februari 2020 lalu.

Sementara dalam PP Nomor 68 Tahun 2013, Rektor dan Wakil Rektor dilarang merangkap jabatan.

Kemudian yang terbaru, aturan ini diperbaharui dalam PP Nomor 75 Tahun 2021.

Dalam salinan PP Nomor 75 Tahun 2021 pasal 39, menyebutkan, Rektor dan Wakil Rektor, sekretaris universitas, dan kepala badan dilarang merangkap:

Pejabat struktural pada perguruan tinggi lain, baik yang diselenggarakan pemerintah maupun masyarakat;
Pejabat struktural pada instansi pemerintah pusat maupun daerah;
Direksi pada badan usaha milik negara/daerah maupun swasta; atau
Pengurus/anggota partai politik atau organisasi yang berafiliasi secara langsung dengan partai politik.
Aturan ini lantas berbeda dengan PP Nomor 68 Tahun 2013 tentang Statuta UI. Dalam PP tersebut Rektor, Wakil Rektor dilarang merangkap jabatan.

Sehingga, apabila dibandingkan dari dua aturan itu, maka terlihat bahwa dalam PP Nomor 75 Tahun 2021 larangan rangkap jabatan pada BUMN hanya spesifik pada satu jabatan, yakni khusus direksi.***

Sumber Berita / Artikel Asli : Pikiran Rakyat

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here