Aneh Tapi Nyata, Serikat Polisi Desak Komandan Mengundurkan Diri

416

Ini peristiwa yang langka atau barangkali tidak pernah terjadi sebelumnya.

Serikat Polisi di San Fransisco, Amerika Serikat, mendesak komandan mereka, Bill Scott, mengundurkan diri dari jabatan.

Tuntutan ini disampaikan setelah sang komandan dinilai ceroboh memerintahkan penyerangan rumah seorang wartawan.

“Ujian karakter sesungguhnya bukan saat seseorang melakukan kesalahan. Kita semua melakukan kesalahan. Ini adalah apa yang Anda lakukan setelah melakukan kesalahan,” ujar Ketua Serikat Polisi, Tony Montoya, dalam pesan tertulis yang dipublikasikan di website mereka seperti dikutip dari Daily News.

“Apakah Anda mengambil tanggung jawab? Apakah Anda meminta maaf dan memberikan ganti rugi? Apakah Anda bersumpah tidak akan mengulangi kesalahan tersebut? Dan apakah Anda menerima konsekuensi yang pantas untuk kesalahan itu?” tulis Tony Montoya lagi.

“Chief Chief Scott gagal dalam ujian karakter tersebut. Ini saatnya dia harus pergi (mengundurkan diri),” sambungnya.

Pada tanggal 10 Mei lalu polisi menggeledah rumah wartawan freelance Bryan Carmody. Dalam penggeledahan itu polisi merampas kamera, komputer, telepon genggam dan catatan pribadi milik sang wartawan.

Penggeledahan ini dipandang sebagai pelanggaran terhadap Amandemen Pertama Konstitusi AS yang memberikan perlindungan terhadap kebebasan dan pers.

Awalnya Scott mengatakan penggeledahan itu sah dan menyebutkan Carmody merupakan bagian dari konspirasi yang mencuri laporan kematian Adachi.

Namun hari Jumat kemarin (24/5), ia meralat keterangannya dan mengatakan akan melakukan penilaian dari atas ke bawah untuk mengusut kejadian itu.

Walikota London Breed awalnya membela penggeledahan tersebut. Namun setelah berbagai pihak, termasuk Gubernur Gavin Newsom, Ketua DPR Nancy Pelosi dan Senator Kamala Harris menyampaikan kecaman, Breed pun mengubah sikapnya.

Dia mengatakan tidak menyetujui serangan yang dilakukan ke rumah wartawan. rmol

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...