Ancam Reshuffle Kabinet, Jokowi Senggol Menkes Terawan, Singgung Uang Rp75 Triliun

238
Jokowi

JAKARTA – Presiden Jokowi marah-marah dan meluapkan kekecewaannya terhadap jajaran menteri dan pimpinan lembaga.

Hal itu terkait dengan masih adanya anak buahnya yang bekerja ala kadarnya dan menganggap krisis akibat Covid-19 ini hanya biasa-biasa saja.

Momen itu terjadi dalam Sidang Kabinet Paripurna yang digelar secara tertutup pada 18 Juni 2020 lalu.

Namun kini, video itu akhirnya diunggah melalui akun Sekretariat Presiden pada Minggu (28/6/2020) agar bisa dilihat masyarakat luas.

Salah satu yang disentil orang nomor satu di Indonesia itu adalah Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto.

Menurutnya, Menkes Terawan seharusnya secepatnya membelanjakan anggaran yang sudah didapat.

Nyatanya, anggaran yang keluar sampai saat ini hanya mencapai 1,53 persen saja.

“Misalnya saya beri contoh, bidang kesehatan dianggarkan Rp75 triliun, baru keluar 1,53 persen, coba,” sentil Jokowi.

“Uang beredar di masyarakat kerem ke situ semua,” sindirnya.

Karena itu, Jokowi meminta Kemenkes bergerak cepat melakukan penyerapan anggaran tapi harus tetap tepat dan sesuai kebutuhan.

“Pembayaran tunjangan untuk dokter, dokter spesialis, untuk tenaga medis, segera keluarkan. Belanja-belanja untuk peralatan, segera keluarkan,” tegas Jokowi dengan nada tinggi.

Selain itu, Jokowi juga meminta agar penyaluran bantuan sosial bagi warga terdampak Covid-19 dipercepat.

“Bansos yang ditunggu masyarakat segera keluarkan. Kalau ada masalah lakukan tindakan-tindakan lapangan,”

“Meskipun sudah lumayan, ini extra ordinary harusnya 100 persen,” sambungnya.

Jokowi juga menyoroti sektor ekonomi dan UMKM yang dinilainya sangat mendesak membutuhkan penanganan luar biasa.

“Supaya enggak ada PHK. Jangan sudah PHK gede-gedean, duit se-rupiah pun belum masuk ke stimulus ekonomi kita,” sambungnya.

Dalam kesempatan itu, Jokowi menekankan agar semua anak buahnya bekerja dengan luar biasa agar bisa menangani krisi luar biasa ini.

“Jangan biasa-biasa saja, jangan linier. Jangan menganggap ini normal. Bahaya sekali,” tegasnya lagi dengan nada yang terus meninggi.

Bahkan, Jokowi seperti tak bisa lagi menyembunyikan kejengkelannya lagi.

Hal itu terkait sikap anggota kabinet yang seperti tak memiliki perasaan dengan kondisi yang melanda Indonesia saat ini.

“Saya jengkelnya di situ. Ini apa enggak punya perasaan?” heran Jokowi.

Bahkan, orang nomor satu di Indonesia itu terang-terangan bisa saja melakukan perombakan pos-pos tertentu yang dinilai tak memiliki progres signifikan.

“Bisa saja membubarkan lembaga, bisa saja reshuffle, sudah kepikiran kemana-mana saya,” ancam Jokowi.

Sumber Berita / Artikel Asli : pojoksatu

 

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...