Anak Buah Megawati Ngaku Tak Khawatir dengan Reuni 212

153
Wakil Sekretaris Jenderal DPP PDIP Ahmad Basarah, di Kantor DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta, 2015. (Andika Wahyu)

Untuk memperingati 2 tahun usaha aksi menuntut keadilan atas penistaan agama yang dilakukan oleh mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Alumni aksi akan menggelar reuni 212 di silang Monas, Jakarta pada 2 Desember nanti.

Terkait itu, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Ahmad Basarah mengatakan, pihaknya tidak mempersoalkan penyelenggaraan reuni tersebut. Karena hak berserikat atau berpendapat di muka umum dilindungi oleh Undang-undang.

“Sepanjang semangat dan niat berkumpul, dilaksanakan dalam bingkai NKRI tak perlu dikhawatirkan, apalagi dianggap satu ancaman,” ujar Basarah di Megawati Institute Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (28/11).

Anak buah Megawati itu menegaskan, bahwa partainya menyimpan kekhawatiran atas diselenggarakannya reuni 212. Hanya saja dia berpesan agar acara ini dilaksanakan sesuai aturan yang berlaku.

“Kita hormati, semangat untuk berkumpul secara lisan, yang penting sesuai koridor hukum,” tegasnya.

Sementara itu, terkait reuni tersebut digelar di tahun politik juga tidak menjadi masalah bagi PDIP. Pasalnya tidak ada aturan yang mengatur jika di tahun politik kebebasan berserikat rakyat boleh dibatasi.

“Enggak ada undang-undang yang melarang (reuni 212 tidak boleh digelar, Red) di tahun politik kek, di tahun pilkada kek,” tandas Basarah.

(sat/JPC)

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here