Alumni ITS Surabaya Beri Dukungan ke KPK untuk Lawan Teror

198
Pengurus Jurusan Alumni Teknik Sipil lnstitut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (lTS) berfoto bersama pimpinan KPK di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Rabu (16/1). (Foto: Jamal Ramadhan/kumparan)

Dukungan terus membanjiri KPK setelah teror bom menyerang rumah dua pimpinan KPK pada Rabu (9/1) lalu. Salah satunya datang dari alumni Fakultas Teknik Sipil Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya. Dukungan itu mereka tunjukkan dengan membentangkan poster bertuliskan ‘Aksi #SaveKPK, Maju Tak Gentar Teruskan Perjuangan Berantas Korupsi’.

“Kami alumni teknik sipil ITS ingin berkunjung ke bapak untuk menyampaikan dukungan moral agar tugas dan amanah yang diemban oleh Bapak (Ketua KPK Agus Rahardjo) berserta pimpinan KPK yang lain dapat diselenggarakan dengan baik dan dituntaskan dengan baik,” ujar salah satu alumnus ITS, Sutopo, di Gedung KPK, Rabu (16/1).

Alumnus ITS lainnya, Samsudin, meminta KPK tak gentar dalam memberantas korupsi meski teror terus menghampiri. Samsudin juga berharap KPK tetap independen dan profesional dalam melaksanakan tugasnya.

Pengurus Jurusan Alumni Teknik Sipil lnstitut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (lTS) berfoto bersama pimpinan KPK di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Rabu (16/1). (Foto: Jamal Ramadhan/kumparan)

“Mendukung penuh komitmen presiden RI terhadap penguatan KPK dalam menjalankan tugas pencegahan dan penindakan korupsi,” ucap Samsudin.

Agus Rahardjo yang turut menyaksikan dukungan itu langsung menyambut kedatangan rombongan alumni ITS. Agus berharap masyarakat selalu mendukung KPK, dan tetap menguatkannya hingga masa baktinya berakhir pada Desember 2019.

“Mudah-mudahan dengan dukungan Anda, kita bisa menuntaskan tugas dengan baik, kita tidak akan surut, kita tidak akan lemah. Mudah-mudahan pimpinan yang hari ini masih bertugas bisa menuntaskan tugasnya sampai nanti tanggal 21 Desember 2019 dengan selamat, dengan baik,” kata Agus.

Pengurus Jurusan Alumni Teknik Sipil lnstitut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (lTS) berfoto bersama pimpinan KPK di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Rabu (16/1). (Foto: Jamal Ramadhan/kumparan)

Rumah Wakil Ketua KPK Laode M Syarif yang berlokasi di Jalan Kalibata Selatan, Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, dilempar bom molotov oleh orang tak dikenal. Beruntung, bom itu tak melukai penghuni rumah.

Menurut informasi yang diterima kumparan, botol berisi spiritus dan sumbu api ini pertama kali dilihat oleh sopir Laode, Bambang. Sementara rumah Agus yang berlokasi di Bekasi, Jawa Barat, turut menjadi sasaran bom pipa berkekuatan high explosive.

Polisi menemukan barang bukti berupa pipa paralon, detonator, sikring, kabel warna kuning, paku berukuran 7 centimeter, serbuk putih, baterai, dan tas hitam yang digunakan untuk menyimpan bom tersebut. Bom tersebut belum sempat meledak.

Tas berisi bom pipa itu pertama kali ditemukan oleh dua anggota Gegana Polri Aipda Sulaeman dan Bripka I Nyoman Ardana dan digantung di pagar depan rumah Agus. Saat ini, polisi masih menyelidiki penemuan bom di rumah dua pimpinan KPK tersebut. kumparan

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here