Alasan Demokrat Tak Hadir Saat Prabowo Umumkan Sandi Cawapres

613
Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat Andi Arief.

JAKARTA – Partai Demokrat tidak hadir dalam pengumuman bakal calon wakil presiden (Cawapres) Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara, Jakarta, Kamis (9/8/2018) malam. Pada kesempatan itu Prabowo mengumumkan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahudin Uno sebagai cawapresnya.

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat Andi Arief mengatakan, Partai Demokrat meminta Prabowo memenuhi janjinya untuk memilih Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai cawapresnya.

“Partai Demokrat membuka dua opsi, pertama kembali ke komitmen Prabowo yang meminta AHY cawapres karena elektabilitas tertinggi di semua lembaga survei. Kedua, cari figur alternatif untuk dibicarakan bersama dengan pertimbangkan kemungkinan mengalahkan Jokowi – Maruf Amien,” ujar Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat, Andi Arief dalam akun Twitter @AndiArief, Kamis (9/8/2018) malam.

Menurutnya, sikap Partai Demokrat menolak Sandi Uno bukan melanggar etika capres yang punya hak menentukan cawapres. Namun, sesuai asas keadilan di mana Prabowo mengintertain penolakan Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) terhadap AHY.

Dia menambahkan, pagi ini Partai Demokrat akan menyatakan sikap terhadap kelanjutan dalam koalisi yang selama ini dibangun bersama Partai Gerindra.

“Sikap Partai Demokrat sampai pukul 22.30 malam ini menolak pencawapresan Sandi Uno karena melanggar etik koalisi berasal dari Partai Gerindra sama dengan Capres Prabowo dan belum menerima alasan Prabowo tidak menunjuk AHY karena PAN dan PKS menolak,” ucapnya., iNews.id

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here