Aktivis Melawan Saat Diomelin Mensos, Ketua MUI Ingatkan Risma Soal Etika Seorang Menteri

338
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Cholil Nafis. Foto NU

Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini lagi-lagi disorot banyak pihak karena ulahnya yang kembali marah-marah di hadapan banyak orang. Kali ini Tri Rismaharini marah-marah terhadap dua orang aktivis saat melakukan kunjungan kerja di Lombok Timur, Rabu 13 Oktober 2021 kemarin.

Pemicu kemarahan Tri Rismaharini kali ini dikarenakan dua aktivis itu menyampaikan protes terkait penyaluran bantuan sosial (bansos).

Kedua aktivis tersebut memprotes terkait adanya keterlibatan oknum kepala desa dan tenaga kesejahteraan sosial kecamatan (TKSK) yang diduga menjadi supplier dalam penyaluran bansos tersebut.

Perang mulut terjadi antara Tri Rismaharini dengan kedua aktivis tersebut sambil saling tunjuk menunjuk satu sama lain. Tri Rismaharini pun tampak kesal dan salah paham dengan perkataan dua aktivis itu yang mengira mereka memfitnah dirinya.

“Kami hanya ingin berdialog, kami mempertanyakan tempat ini salah satu oknum supplier disini. Ini yang kami pertanyakan,” ucap aktivis tersebut.

Eh sebentar, kamu jangan fitnah aku ya,” ujar Risma sambil menunjuk aktivis tersebut.

“Bukan kami memfitnah,” terang aktivis itu dengan nada tinggi.

Adanya perang mulut antara Tri Rismaharini dengan dua orang aktivis itu, menjadi sorotan publik apalagi setelah video rekamannya tersebar di media sosial.

Menyikapi hal kejadian tersebut, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Cholil Nafis pun sampai ikut memberikan tanggapannya.

Melalui akun Twitter pribadinya, Cholil Nafis menyinggung para pegawai yang diomelin menteri itu seperti suami yang sedang kena omel istrinya. Namun Cholil Nafis mengapresiasi betul lantaran kali ini ada orang yang berani melawan ketika diomelin Tri Rismaharini.

“Seringkali para suami itu diam klo diomelin istri begitu juga pegawai kalo diomelin menteri. Cuma kali ini ada yang melawan diomelin Menteri,” kata Cholil Nafis.

 

Cholil Nafis meminta Tri Rismaharini untuk tidak lagi melakukan aksi marah-marah di tempat umum, sebab hal itu dinilai tidak baik. Menurutnya aksi marah-marah Tri Rismaharini di tempat umum itu justru menimbulkan rasa dipermalukan bagi orang yang dimarahinya.

Oleh karena itu, Cholil Nafis memperingatkan Tri Rismaharini agar mencari cara yang lebih baik ketika menyampaikan teguran.

“Di tempat umum itu hindari ngomelin orang karena itu merasa dipermalukan. Cari cara yang baik dalam menyampaikan teguran meskipun anda menteri,” pungkasnya.***

Sumber Berita / Artikel Asli : Galamedia

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here