Aksi Mahasiswa Rusuh, Ini 4 Langkah Pertolongan Pertama Saat Pingsan

240

Aksi Mahasiswa Rusuh, Ini 4 Langkah Pertolongan Pertama Saat Pingsan

Puluhan ribu mahasiswa dari berbagai kota turun ke jalan menuntut pembatalan RUU KUHP dan RUU KPK.

Padat, panas, hingga semprotan gas air mata dikerahkan aparat untuk memukul mundur mahasiswa. Tidak sedikit mahasiswa yang kewalahan dan beberapa di antaranya pingsan bertumbangan.

Lalu apa sebaiknya yang harus dilakukan sebagai pertolongan pertama terhadap orang pingsan? Mengutip HelloSehat, Selasa (24/9/2019) begini 4 pertolongan pertama kepada orang pingsan.

1. Pastikan keadaan sekitar aman

Saat dalam keadaan ramai penuh sesak dan chaos, maka segera pindahkan orang tersebut ke tempat aman dari orang lalu lalang dan lapang seperti di bawa pohon dan di dalam rumah.

Baringkan secara terlentang, pastikan peredaran darah ke otaknya mengalir dengan meninggikan bagian bawah kaki ganjal dengan bantal atau benda lainnya. Pastikan tidak ada pakaian yang begitu ketat mengikat tubuhnya.

2. Coba untuk sadarkan

Goyangkan tubuh agak kuat, tepuk-tepuk pipi dan pundaknya, boleh juga dengan suara. Jika tidak juga merespon dengan usaha membangunkannya, segera panggilkan ahli atau mobil ambulan, lalu cobalah berikan napas buatan.

Suasana ricuh aksi unjuk rasa di depan kompleks Parlemen di Jakarta, Selasa (24/9). [Suara.com/Arya Manggala]
Suasana ricuh aksi unjuk rasa di depan kompleks Parlemen di Jakarta, Selasa (24/9). [Suara.com/Arya Manggala]

3. Temani saat sadar

Setelah sadar tanyakan bagaimana perasaannya, apa yang dirasakan. Jika mengaku belum makan selama 6 jam bisa diberikan pertolongan pertama jus buah agar banyak serat yang dikonsumsi, apalagi jika orang tersebut miliki riwayat diabetes.

4. Hubungi rumah sakit

Sebelum melakukan seluruh pertolongan pertama, pastikan lebih dulu keadaanya tidak terlampau darurat. Jika mengalami keadaan darurat seperti terbentur kepala saat jatuh, pingsan lebih dari sekali dalam sebulan, sedang hamil atau alami gejala jantung, hingga alami gejala tidak biasa seperti nyeri dada, sesak napas, bingung dan pandangan kabur hingga sulit bicara. Maka segeralah mengubungi rumah sakit. suara

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...