410 Mayat Korban Tsunami Palu Dievakuasi, 8 Polisi Belum Ditemukan

822

PALU – Tim evakuasi Polri di Donggala dan Palu, Sulawesi Tengah menemukan 410 mayat korban gempa dan tsunami. Sebanyak 97 diantaranya sudah teridentifikasi. Delapan anggota Polri belum ditemukan.

“Sudah ratusan mayat, di RS Bhayangkara telah dievakuasi 410 mayat. Yang sudah diidentifikasi 97 jenazah, 30 diantaranya sudah dibawa pulang keluarga,” kata Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo saat dihubungi, Sabtu (29/9).

Dedi menjelaskan, para korban yang berhasil ditemukan berada di sekitar pantai di Palu. Semantara yang di sekitar reuntuhan bangunan belum terevakuasi lantaran minimnya alat berat.

“Tim evakuasi juga mengalami kesulitan untuk mengevakuasi korban meninggal dunia dan luka berat yang tertimpa reruntuhan. Termasuk delapan anggota Polri yang dinyatakan hilang,” ujarnya.

Kata Dedi, evaluasi akan dilanjutkan besok pagi. Polri telah mengerahkan anggota sebanyak 300 personel.

“Untuk membantu mempercepat jalannya evakuasi, satuan setingkat kompi (SSK) telah diberangkatkan dari Palu, Gorontalo dan Sulawesi Barat. Besok akan tiba di lokasi,” imbuhnya.

Menurut mantan Wakapolda Kalimantan Tengah ini, kondisi bencana di Donggala dan Palu berbeda dengan Lombok. Pasalnya, seluruh jaringan listrik, air dan beberapa infrastuktur jalan rusak. Pelayanan rumah sakit yang ada di Palu juga lumpuh total.

Berikut data korban tsunami Palu Sulteng yang disampaikan BNPB:

• 384 orang meninggal (versi Polri 410 jiwa)
• 540 orang luka
• 29 orang dinyatakan hilang

Korban luka yang dirawat tersebar di sejumlah rumah sakit:
• RS Woodward Palu: 28 orang
• RS Budi Agung Palu: 114 orang
• RS Samaritan Palu: 54 orang
• RS Undata Mamboro Palu: 160 orang
• RS Wirabuana: 184 orang

(dem/rmol/pojoksatu)

 

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.