4 Direksi Garuda Diberhentikan Susul Ari Askhara, Salah Satu Nama Sudah Ramai Disorot, Ini Identitasnya

452
Ari Askhara

JAKARTA – Usai pemecatan Ari Askhara sebagai Dirut PT Garuda Indonesia, empat direksi lainnya akhirnya juga diberhentikan.

Keputusan itu menindaklanjuti pertemuan Dewan Komisaris dengan Menteri BUMN Erick Thohir selalu pemegang saham Seri A Dwiwarna Garuda Indonesia.

Empat anak buah Ari Askhara yang juga diberhentikan sementara waktu itu adalah Bambang Adisurya Angkasa yang menjabat Direktur Operasi Garuda Indonesia.

Mohammad lqbal sebagai Direktur Kargo dan Pengembangan Usaha Garuda Indonesia dan lwan Joeniarto sebagai Direktur Teknik Dan Layanan Garuda Indonesia.

Terakhir, adalah Heri Akhyar sebagai Direktur Human Capital Garuda Indonesia.

Komisaris Utama Garuda Indonesia Sahala Lumban Gaol menyatakan, keputusan tersebut diambil untuk menjaga kelangsungan operasional sesuai Anggaran Dasar perseroan.

“Dewan komisaris Garuda Indonesia telah menunjuk beberapa nama,” ujarnya, Senin (9/12/2019).

Pertama, Fuad Rizal sebagai Plt Direktur Operasi dan Plt Direktur Teknik dan Layanan.

“Di samping melaksanakan tugasnya sebagai Plt Direktur Utama dan Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko sampai dengan penetapan secara definitif oleh Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS),” jelas Sahala.

Kedua, Pikri Ilham Kurniansyah sebagai Plt Direktur Human Capital dan Plt Direktur Kargo dan Pengembangan Usaha.

“Di samping melaksanakan tugasnya sebagai Direktur Niaga sampai dengan penetapan secara definitif oleh RUPS,” sambungnya.

Selanjutnya, Plt tersebut juga telah menunjuk dan menetapkan Plt harian untuk bertindak melaksanakan tugas dan fungsinya sesuai bidang masing-masing.

Mereka adalah Tumpal Manumpak Hutapea sebagai Pejabat Direktur Operasi dan Mukhtaris sebagai Pejabat Direktur Teknik dan Layanan.

Joseph Dajoe K. Tendean sebagai Pejabat Direktur Kargo dan Pengembangan Usaha serta Aryaperwira Adileksana sebagai Pejabat Direktur Human Capital.

“Berkenaan dengan hal-hal tersebut di atas, Dewan Komisaris telah menyampaikan permintaan kepada direksi Garuda Indonesia agar segera menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham untuk mengukuhkan pemberhentian sementara waktu anggota-anggota Direksi tersebut, sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” jelasnya.

Adapun Dewan Komisaris Garuda Indonesia adalah Sahala Lumban Gaol (Komisaris Utama) dan Chairal Tanjung (Komisaris).

Lalu, Eddy Porwanto Poo, Herber Timbo Parluhutan Siahaan dan Insmerda Lebang masing-masing sbeagai Komisaris Independen.

Untuk diketahui, kasus ini mencuat bermula dari terungkapnya penyelundupan motor Harley Davidson yang akhirnya diketahui milik Dirut PT Garuda Indonesia Ari Askhara.

Menteri BUMN Erick Thohir pun bergerak cepat dengan langsung ‘menendang’ Ari dari kursinya.

Erick juga menyebut bahwa Ari bukan saja bisa dijerat dengan pidana, tapi perdata.

(ruh/pojoksatu)

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...