2 WNI Korban Penembakan Baru 2 Bulan Tinggal di Selandia Baru

151

Bantul – WNI Korban penembakan di masjid Selandia Baru adalah Zulfirmansyah dan anaknya. Mereka baru 2 bulan tinggal di negara tersebut untuk mengikuti istri Zulfirmansyah yang mendapat pekerjaan di negara tersebut.

“Baru 2 bulan pindah domisili (ke Selandia Baru). Istri Zul itu orang Amerika Serikat, keduanya menikah 2-3 tahun lalu, punya anak satu,” ujar Ketua Sakato Art Community, Erizal As, saat dihubungi detikcom melalui sambungan telepon, Jumat (15/3/2019).

“Pindah ke Selandia Baru karena istrinya Zul dapat rekomendasi atau peluang besar kerja di Selandia Baru dari negara Amerika Serikat. Karena istrinya kerja di sana sesuai rekomendasi, jadi Zul ikut menemani (di Selandia Baru),” ucapnya.

Sebelumnya, Dua WNI yang menjadi korban penembakan di sebuah Masjid di Christchurch, Selandia Baru masih dirawat rumah sakit. Salah satu korban, Zulfirmansyah, tengah menjalani operasi karena tertembak di bagian paru-paru.

Erizal As mengatakan Zulfirmansyah merupakan teman sekaligus anggota komunitas Sakato. Sedangkan satu orang korban lagi merupakan anak dari Zulfirmansyah.

Dari informasi yang diperolehnya saat ini Zulfirmansyah tengah dirawat di rumah sakit di Selandi Baru karena mengalami luka tembak. Begitu pula dengan anaknya yang luka terkena tembakan.

“info terakhir sekarang dirawat di Rumah Sakit dan sedang dioperasi,” ujarnya.
(mbr/mbr) detik

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.