2 Tahun Lalu Akui Ogah Masuk Politik, Gibran Rakabuming Raka: Sudah Merasa Siap Sekarang, Itu Aja

132
Gibran Rakabuming,

Salah satu anak dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi), yakni Gibran Rakabuming Raka telah mencalonkan diri sebagai Wali Kota Solo pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020.

Dua tahun lalu Gibran sempat mengaku bahwa ia belum tertarik memasuki dunia politik.

Meski tertarik, ia mengaku ingin terjun ke dalam dunia tersebut pada 20 tahun yang akan datang.

Namun berbeda dengan pengakuannya saat diwawancara oleh Najwa Shihab tersebut, kini Gibran cukup membuat heboh saat memutuskan bersanding dengan Teguh Prakoso dalam Pilkada 2020.

Dikutip Pikiran-Rakyat.com dari akun Youtube Najwa Shihab yang diunggah pada 30 September 2020, Gibran mengaku bahwa niatnya masih sama meski kini ia terjun dalam dunia politik lebih cepat.

“Tidak ada yang berubah niat saya masih sama, dulu saya jadi pengusaha itu niatnya agar saya bisa bermanfaat bagi orang banyak. Sekarang saya masuk ke politik niatnya masih sama, niat saya adalah agar bisa bermanfaat untuk orang yang lebih banyak lagi,” ujarnya.

Terkait pernyataan dua tahun lalu, Gibran mengaku bahwa ia kini lebih siap sehingga waktunya dipercepat.

“Yang jelas sih ini, niat saya masih sama, bermanfaat untuk orang banyak. Kalau time framenya (jangka waktu) dipercepat ya mungkin karena saya sudah merasa siap sekarang, itu aja,” tambahnya.

Gibran pun menanggapi adanya pandangan publik yang melihat bahwa terdapat dinasti politik keluarga Presiden Joko Widodo.

Namun Gibran menegaskan bahwa keputusannya menjadi calon wali kota Solo murni hasil keinginan pribadi.

“Enggak ada perintah, ini murni keinginan saya sendiri. Enggak ada perintah (dari Presiden Joko Widodo), enggak ada dorongan kan dua tahun lalu saya sudah bilang, saya tertarik. Makanya sekarang saya maju,” ujar Gibran.

Ia menambahkan, statusnya sebagai anak presiden tak memberi efek tertentu pada proses pencalonannya dalam Pilkada 2020.

“Enggak, kalau dimudahkan ya apa sih yang dimudahkan. Semua proses kan sudah saya lalui, semua persyaratan juga sudah saya penuhi. Mulai dari proses pendaftaran, proses misalnya fit and proper test internal semuanya kan sudah saya lalui,” ujarnya.

Gibran menyatakan bahwa elektabilitas yang kini didapat hingga 55 persen berasal dari hasil kerja keras pribadi.

“Saya awal-awal cuma punya 13 persen lalu saya berjuang sampai saya dapat 55 persen itu di bulan Juni jadi ya ini ada prosesnya sebenarnya,” ujarnya.

Meski masih berusia muda, Gibran pun terpilih menjadi calon wali kota Solo dari hasil rekomendasi Ketua Umum Partai Demokrasi Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri.

“Kalau rekomendasi kan itu haknya Ibu Ketua Umum ya itu keputusannya ada di Ibu Ketua Umum,” ujar Gibran.

Selain Gibran adapula menantu Presiden Joko Widodo yaitu Bobby Nasution yang menjadi calon wali kota Medan pada Pilkada 2020.

Sama seperti Gibran, Bobby pun mengatakan bahwa ia maju sebagai calon wali kota Medan karena ingin bermanfaat untuk kebanyakan orang di daerah asalnya.

“Kalau saya sudah pernah katakan juga kenapa maju yang pasti pertama melihat kondisi di kota saya, Medan, bagaimana perkembangan Kota Medan dari beberapa tahun lalu yang saya rasa stagnan dari dua sisi pembangunan, pembangunan sumber daya manusia dan pembangunan fisik infrastrukturnya itu stagnan makanya saya memutuskan untuk maju di pemilihan wali kota di tahun 2020 ini,” ujarnya.

Kini keduanya sama-sama berjuang meraih kursi wali kota pada pemilihan serentak yang akan dilangsungkan di tengah pandemi Covid-19.***

Sumber Berita / Artikel Asli : Pikiran Rakyat

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...